Haha.. ini hanya tulisan biasa-biasa saja.
Aku pendengar setia, ya aku adalah pendengar setia, dengan berbagai cerita dari teman dan sahabatku.
Oke kita mulai bercerita.
Semua nama kita samrkan, namun biar yang disamarkan merasa ketika membaca maka saya tidak samarkan ciri-cirinya :D
untuk yang merasa Maaf ya... Hahaha
Bila tidak berkenan SMS saja. Oke :p
Okee.. kita mulai.
dari SMP hingga SMA aku menyandang Predikat itu.
tapi aku tidak akan bercerita masa itu, aku akan bercerita Masa-masa sekarang saja!
kebanyakan cerita ini, adalah cerita orang galau karena CINTA. Cinta Oh Cinta haha :D
Pertama, sebut saja Dammahum. dia terkenal di kelas dengan senang belajar filsafatnya. entah mengapa tiba-tiba dia bercerita ketika aku bermain ke kost-annya. mulai dari pertanyaan yang secaera tidak langsung merupakan awalan dari Curhat. karena aku udah mengerti maksudnya, jadi aku ladenin, yah, dari dulu aku selalu heran, orang sedang galau karena cinta bercerita dan minta solusi kepada orang yang tidak pernah pacaran [?] nah orang yang satu ini memang selalu bareng kalau pulang dari kampus, dia bercerita tentang cintanya yang putus nyambung, dan akhirnya PUTUS (Miris) :(
Nah, ketika bercerita, temanya itu mau balikan. solusi penuh solusi dari seorang yang ngjomblo :D dengan nada meyakinkan dan argument tanpa refrensi nyatapun dikeluarkan. Hahaha... ya iya itu aku, aku hanya memberi jalan tanpa refransi nyataku, tapi kenyataan yang dialami teman-teman yang lain, maklum, banyak kisah yang aku dapatkan dari teman-teman Barokah sebagai Pendengar Setia :D
dan hasilnya Yeay... Berhasil.....!!!
Lanjuuutttt.... yang kedua ini, juga temenku, kalau dia sih, cerita-ceritanya waktu dekat sama aku, tapi pacarannya sudah lama, yang satu ini adalah foto kopiannya Mario Teguh, sangat bijak dalam memberi Jalan, nah, itu akibatnya dia mendapatkan Pacar di Kelas, hahaha
sebut saja, Bungkul.
Nah, si bungkul ini, galau karena antara dia dan ceweknya bertolak belakang. diantaranya -hal kecil- ceweknya gag suka Vespa, dia Suka Vespa.
nah, dia bercerita kelanjutan dengan pacarnya yang absurd hubungannya, agak jarang komunikasi, dan lagi-lagi dengan lagak sok berpengalaman, si pendengar setiapun memberikan solusi jalan, tapi keputusan tetap berada di otak si bungkul.
juga dia bercerita tentang profesi sebagai Konsultan bagi temen-temennya, yang mana solusinya sering disangkal dan diapun tidak bisa menjawab, akupun mencoba memberi jalan dan dia menyetujui. Yeay... aku dapat pasien satu lagi... :D





0 komentar:
Posting Komentar