Habis sudah aku menyembah barsama hamba-hamba-Mu
di Rumah mewah-Mu.
Kali ini benar-benar tidak ada yang berbada
dengan yang lalu. Setelah menghadap kepada yang Gusti Raya. Saling berjabat
tangan mem-Fitri-kan sesama. Setelah itu?
Hah! Hanya opor yang kan menjadi korban selanjutnya.
Kemenangan Raya-Mu hanya ada di pagi hari bagiku.
Sekitar delapan Tahun yang lalu, tepatketika aku
memahami kalau hari rayamu adalah yang istimewa bagiku, karena disana aku
mendapatkan uang banyak dan naik Dokar keliling bersama temna-teman atau
keluarga.
Sekarang? Hanya berkumpul dengan keluarga saja!





0 komentar:
Posting Komentar