Aku

Han, Lelaki di semua masa dan peristiwa Erlita

Thank's

Terima Kasih atas kunjungannya, salam Kenal! :)
Home » , » Malam Terakhir

Malam Terakhir


Cerita sebelumnya di Malam Nanti
Oke malam sudah tiba, dari tadi kita keliling tak ada tujuan. Setelah shalat tarawih keliling untuk menunggu waktu agak malam. Beli-beli makanan buat sahur.
Tempat untuk korban kerusuhan kita sudah ada, dirumahnya Miftahurrohman.
Disana kita buat rumahnya menjadi tak berwajah. Bungkus camilan dimana-mana, kopi tumpah tidak melihat tempat, kursi empuk jadi sasaran buat loncat-loncatan yaaa nostalgia masa kecil. J
Aku, Mif, Afif, Mazin dan Fawaiz tidak nganggur menunggu waktu sahur. PS2nya Fawaizpun jadi sasaran, tanpa pikir panjang, ketika jam 12.00 dipaksa untuk menjemput ke rumahnya. Yup. PS2 sudah ditangan, kita maaaain bersama sambil menunggu sahur tiba.
7 Agustus - 02.00
Mulai mempersiapkan makan sahur, biasa kita adalah anak laki-aki yang memang pandai memasak, jadi kita lihai dalam memasak mie telor (?)
Karena Rice Cookernya muat Cuma setengah kilo, jadi masak dua kali, daaaaaaaaann hasilnyaaa heeeemb, satunya setengah masak, satunya berhasil terlalu masak aseeekk, imbang kan? (yang pertama bukan aku yang masak, si punya rumah, yang kedua aku tapi yaaa lumayan lah, matangnya paaaas :D )
Makanan sudah habis, lauk dibabat habis juag. Yeay, sekarang bersih bersih...
Siapa yang punya rumah?
Kalau gag bersih yang punya rumah pati di apain sama orang tuanya?
Nah... karena hal itu, yang punya rumah yang bersih-bersih...
Yang lain?
Cuma merapikan saja. Merapikan tempat tidur dan kursi empuk, langsung siap tidurrr....

Cerita Ini ditulis pada tanggal 6 Agustus dan di edit tanggal 7 Agustus

0 komentar:

Posting Komentar

Like us on Facebook
Follow Me on Twitter
Recommend us on Google Plus
Subscribe me on RSS